Jadwal Harian

Ayah dan Bunda….

Rutinitas sehari-hari di Himawari Day Care tidak jauh berbeda jika anak Homeschooling (belajar) di rumah.

Mungkin perbedaannya hanya pada kurikulum yang kami susun.

Ya! Kami menyusun kurikulum yang kami adopsi dari Jepang, dipadukan dengan muatan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan.

Kurikulum tersebut kami laksanakan pada jam 9.00-10.30, yaitu waktu efektif anak untuk kami stimulasi dengan sebaik-baiknya.

Berikut ini adalah jadwal harian anak-anak di Himawari Day Care, yang kami kelompokkan per kelas usia (dikelompokkan berdasarkan kelahiran setelah 30 Juni).

Jadwal Harian Usia 0 tahun, masih mengikuti ritme tidur dan bangun si bayi, dan tidak membuatkan jadwal harian secara ketat.

 

Jadwal Harian Usia 1 tahun

Ada 6 (enam) kali jadwal toilet training untuk anak usia 1 tahun, sepanjang anak diasuh dari jam 7-17 di Himawari. Kurang lebih jaraknya adalah sekitar 1 jam sekali. Anak menjadi lebih cepat lepas popok kertas (yang sekali pakai buang), dengan metode seperti ini.

Jadwal harian anak usia 1 tahun bisa diklik di sini

 

Jadwal Harian Usia 2 Tahun

Mayoritas usia 2 tahun sudah bisa memberitahu ke Ibu Guru jika ingin ke toilet.

Jadwal toilet training di bawah hanya berlaku untuk anak yang masih belum bisa mendeteksi bahwa anak ingin ke toilet, maka dari itu istilahnya kami ubah menjadi Toilet Time.

Jadwal harian anak usia 2 tahun bisa diklik di sini

 

Jadwal Harian Usia 3 Tahun

Hanya satu dua anak saja yang biasanya belum mengatakan jika ia ingin ke toilet. Untuk mereka, Bu Guru masih menerapkan Toilet Time. 

Jadwal harian anak usia 3 tahun bisa diklik di sini

 

Jadwal Harian Usia 4 Tahun

Alhamdulillah, semua anak sudah bisa memberitahukan Ibu Guru jika ia ingin ke toilet. Usia 4 Tahun sudah lebih panjang “jam belajar”nya. Ada dua kali jam belajar untuk anak usia 4 Tahun, yaitu di pagi hari (jam 9.00 – 10.30) dan sore hari (jam 15.30 – 16.00).

Jadwal harian anak usia 4 tahun bisa diklik di sini

Oiya, selain jadwal harian di atas, kesuksesan proses pembelajaran ini juga terletak pada konsistensi orang tua dalam hal:

  1. Mengantarkan anak ke Himawari Day Care setiap hari Senin sampai Jumat antara jam 7 sampai jam 8 pagi.
  2. Menerapkan aturan yang sama di rumah, sehingga apa yang sedang diajarkan di Himawari Day Care lebih mudah anak pahami dan menjadi karakter kebaikan mereka. Misal: senantiasa berdoa sebelum dan sesudah aktifitas, makan secara mandiri tanpa disuapi, makan dengan menu seimbang, banyak berkomunikasi dengan saling bertatap mata, no gadget at all (kapan pun tidak memberikan gadget/HP/tablet/komputer kepada anak),  batasi waktu menonton TV khususnya anak usia di bawah 2 tahun sebisa mungkin tidak melihat layar TV, dan lain-lain.

 

Pada dasarnya, semua yang dilakukan oleh anak di Himawari Day Care adalah belajar. Kami tidak membedakan antara belajar yang berupa kognitif (wawasan ilmu pengetahuan) dengan belajar yang berupa pembiasaan tentang nilai kesopanan, perilaku, kemandirian, ibadah, dan lain-lain.

Itu salah satu sebabnya, kami tidak membuat raport. Karena semua pembelajaran di atas adalah salah satu bagian dari proses panjang yang masih terus berubah untuk menjadi lebih baik.

Pemberian nilai pada hari ini, bisa jadi tidak valid lagi untuk esok harinya.

Untuk itu, mari kita berfokus pada proses pembentukan, dan bukan pada penilaian 🙂