Miburi Kara Kotoba He (Mulai dari Gerak Tubuh, Menjadi dapat Bicara)

Miburi Kara Kotoba He  (Mulai dari Gerak Tubuh, Menjadi dapat Bicara), dicuplik oleh Bapak Ketua Yayasan Kyourei, Yasuji Osada Sensei, dan dibahas di Kelompok Belajar para guru di Kyourei Hoikuen (Day Care). Tulisan ini merangkum penjelasan dari Osada Sensei.

Matsui Kan mengatakan, “kenapa usia 0 tahun tidak bisa bicara dan berjalan?”
Kenapa Tuhan menjadikan usia 0 tahun sebagai masa yang tidak bisa bicara dan berjalan?

Apa hikmah di balik itu?
Usia 0-1 tahun adalah masa di mana peningkatan pertumbuhan synaps di otak berkembang pesat, bahkan melebihi perkembangan otak orang dewasa.

Pertumbuhan synpas dipengaruhi oleh:
• Saat belajar, otak bekerja aktif, spine akan saling berhubungan membentuk synaps. Semakin sering otak bekerja, semakin banyak synaps yang terbentuk. Ini ditampilkan dalam bentuk video yang diambil dari acara TV di Jepang.
• Makanan yang sehat dan tradisional negri tempat dia tinggal.
Setelah usia 1 tahun, jumlah synaps akan berkurang, yaitu setiap berkurang 40% maka akan bertambah 30%, dengan kata lain, terus mengalami penurunan jumlah synaps.
Sebaiknya, belajar itu berasal dari kemauan diri sendiri. Dari ilustrasi tentang tikus yang dipaksakan terus memutar otaknya dengan cara digerakkan di atas piring berputar, otak tikus mengalami kerusakan, dan akhirnya tikus mati.

Di otak juga ada mekanisme seperti rem. Bila terlalu dipaksakan bekerja, maka ia akan jenuh dan minta berhenti.

Kenapa usia 0 tahun tidak bisa bicara, tidak bisa berjalan?
Orang yang berhubungan dengan bayi usia 0 tahun harus memahami:
• Pada saat seperti apakah bayi menangis?
• Pada jenis tangisan seperti apakah sesuatu perlu dikerjakan?

Semua hal perlu dicoba untuk mengatasi tangisan bayi, dan dari situ kita menjadi tahu apa makna tangisan itu. Apakah itu lapar, mengantuk, popok basah, atau apa. Semuanya dicoba satu per satu.

Keinginan dan kebutuhan Bayi

1. Keinginan terhadap manusia

• Eye contact.
Bayi merasakan rasa cinta melalui eye contact.

• Senyum-senyum.
Bayi perlu tersenyum. Dengan sentuhan-sentuhan lembut pada pipi, tangan, dielus, digenggam tangannya, bayi akan tersenyum.

• Senyuman dari masyarakat.
Beratnya seorang ibu mengasuh bayi, seharusnya mendapatkan support dari suami, dan ini bukan hanya dilakukan oleh suami selama masa cuti melahirkan yang wajib suami ambil dari kantor, tapi untuk seterusnya. Cara kerja para suami di Jepang, yang kerja sampai larut malam, harus diubah, agar suami dapat support istri. Hoikuen bisa membantu, tapi terbatas. Maka pemerintah harus ubah kebijakan tentang kerja.

• Bicara
Penting mengajak bayi berbicara, meski ia belum bisa bicara. Bila tidak diajak bicara, maka anak juga tidak bisa oshaberi (ocehan bayi). Saat bayi mengoceh, itu tandanya:
– Bayi ingin kita ada di sebelahnya, menjadikan bayi sebagai partner dalam berbagai hal.
– Melihat mata orang dewasa, bayi akan tersenyum. Kita harus paham bahwa bayi menginginkan kita sebagai partner nya.
– Minta dipeluk

2. Keinginan terhadap benda

Kita harus perhatikan apa yang anak inginkan. Misalkan, ketika mainan gantung diputar, matanya akan memperhatikan, lalu tangisan reda. Ini menandakan bahwa anak ingin mainan diputar, ketika ia menangis.

• Bayi menyukai keteraturan. Bayi akan kaget, menangis, atau berekspresi aneh, bila ada hal terjadi di luar perkiraannya.

• Mencari benda yang semula ada, lalu karena diumpetin, jadi tidak terlihat. Bayi akan memutar-mutar lehernya mencari benda itu. Ini bisa dimulai di usia 4 bulan. Misalnya dengan menjukkan boneka, lalu boneka diumpetin di balik tubuh kita, maka ia akan mencari-cari.

• Bayi menjadi sangat happy atas hal yang diharapkannya. Dia berharap, jika dinaikkan ke baby car, itu tandanya akan diajak jalan-jalan. Bayi akan menggoyang-goyangkan kakinya, ketika melihat ibu menyiapkan bubur, itu tandanya ia tahu akan makan sebentar lagi.

Bayi bergembira atas apa yang dilakukan oleh orang dewasa untuknya. Pertama-tama apa yang bayi rasakan adalah biasa-biasa saja. Tapi karena berulang-ulang, maka bayi belajar bahwa itu hal yang menggembirakan. Jika ia bereaksi, itu tandanya otaknya berkembang.

Orang dewasa harus memahami siklus ini.

• Hitomishiri (takut dengan orang yang tidak dikenal)
Dengan kesadaran, bayi membentuk bonding (kelekatan) dengan ibunya, dan ia dapat membedakan ayah dan ibunya. Bayi biasanya akan reda tangisan bila mendengar suara ibunya.

Pada umumnya orang beranggapan bahwa masa perkembangan dan pertumbuhan bayi adalah pada 6 bulan. Itu tidak benar. Sebenarnya, sebelum bayi mampu bicara, ia sudah punya kemampuan berfantasi. Kemampuan ini yang perlu diasah, yang akan menunjang tahap kecerdasan berikutnya.